Home / NASIONAL

Kamis, 6 Juni 2019 - 22:34 WIB

Arus Balik Mudik, Rekayasa Lalu Lintas Trans Sumatera Disiapkan

TIMESUMSEL.COM, JAKARTA.- Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menyatakan, Korps Bhayangkara telah menyiapkan beberapa skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan untuk mengurai kemacetan saat arus balik Lebaran 2019.

Menurut Tito, rekayasa lalu lintas tak hanya berfokus pada Ruas Tol Trans Jawa. Kepolisian juga menerjunkan banyak personil untuk memantau lalu lintas di Ruas Tol Trans Sumatera. “Situasional di Trans Sumatera. Ada rekayasa kalau dibutuhkan,” kata Tito di Kantornya, Rabu, 5 Juni 2019.

BACA JUGA  Tim Bermotor Sumsel Ajukan Banding ke PB PON Karena Jelas Dicurangi

Menurut Tito, rekayasa lalu lintas paling banyak memang ditujukan pada arus di Trans Jawa. Dia menilai, ada potensi penumpukan kendaraan dan macet panjang jika mayoritas masyarakat kembali ke Ibu Kota pada akhir pekan mendatang.

“Kami sudah menyiapkan skema one way dari Kali Kangkung sampai Cawang. Jalur Selatan juga termasuk yang akan kami rekayasa,” kata dia.

BACA JUGA  KPU Batalkan Keikutsertaan 11 Parpol di Pileg Daerah

Tito juga mengatakan, rekayasa lalu lintas ini dirancang untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan pada arus balik Lebaran 2019, yang diprediksi berlangsung pada 7-9 Juni 2019. Selain penyiapan rekayasa lalu lintas, menurut Tito, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tak memaksakan pulang pada akhir pekan atau 8-9 Juni mendatang.

“Yang bisa pulang Jumat ya Jumat. Kan sudah lama mungkin di kampung,” kata Tito.*

sumber:tempo.co

Share :

Baca Juga

NASIONAL

KPK Tetapkan Eks Sekretaris MA Nurhadi dan 2 Tersangka Lain sebagai Buronan

NASIONAL

Jokowi Kampanye di Palembang Hari Ini

NASIONAL

Sumsel Siap Jadi Penyelenggara Expo Nusantara 2020

NASIONAL

Mensos Juliari Nilep Paket Sembako Rp5,9 Triliun. Ini Total Bansos Kemensos

NASIONAL

Sandy Nayoan Resmi Pimpin LBH IWO

NASIONAL

Hari Jadi Bhayangkara Ke-74 “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif” Berjalan Lancar

NASIONAL

Menpan Sebut Ada Kebutuhan 254.173 Orang ASN

NASIONAL

KPK Bakal Gandeng IWO Awasi Bantuan Covid-19 di Setiap Wilayah