Home / SUMSEL

Sabtu, 20 November 2021 - 05:35 WIB

Masyarakat Margo Air Deras Pertanyakan Hak Mereka Dijanjikan PT ELAP & KKST

PALEMBANG, TIMESUMSEL.COM, – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) NCW,  Agustian dan juga sekaligus selaku Ketua Koordinator Tuntutan Masyarakat Empat Lawang memberikan pernyataannya secara tertulis dan mendesak kepada Stakeholder terkait tuntutan masyarakat Margo Air Deras Kabupaten Empat Lawang terhadap PT ELAP  & KKST yang mana masyarakat hingga hari ini belum memperoleh hasil pembagian Plasma.

Dijelaskan Agustian, SK Plasma yang  sudah ditanda tangani semenjak tahun 2015/2016 sampai sekarang belum ada dan belum diberikan ke masyarakat.

“Jadi bukan hanya itu saja, termasuk juga HGU sedangkan masa tanam sudah berlangsung  semenjak 2008 dan 2009, selain itu surat yang kami buat pun sudah sampai ke Dinas terkait di tingkat Provinsi yakni Dinas  perkebunan yang berisikan  adanya dugaan pelanggaran oleh pihak Perusahaan  dan akan di lanjutkan ke tingkat pusat,” kata Agustian.

BACA JUGA  Walikota Teguh Pendirian Penetapan Pajak 10 Persen

Bukan hanya itu dalam keterangan Pers nya ini Agustian juga menerangkan bahwa pihaknya telah berkirim surat terkait persoalan ini ke Dinas kehutanan, Dinas Lingkungan hidup, Dinas perizinan Terpadu (DPMPTSP) Sumsel, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Polda Sumsel serta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel.

“Dan berkas tuntutan pun yang kita ketahui pun sudah sampai, “timpal nya.

Mencuatnya persoalan ini, bermula dari apa yang dialami masyarakat Margo Air Deras, kata Agustian bahwa  adanya dugaan  pelanggaran  yang selama ini yang dilakukan oleh PT ELAP & KKST.

BACA JUGA  Rumah Zakat Salurkan Siaga Pangan Untuk Dapur Umum Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Sumsel 

“Sebagai buktinya kita sudah mengantongi data – data antara lain, aturan operasional berbatasan dangan daerah aliran sungai (DAS) dan AMDAL, termasuk proses dan prosedur alih fungsi lahan serta masalah HGU belum ada, dan juga dugaan pelangaran – pelangaran perizinan “terang Agustian.

“Dan,  kata Agustian, Yang lebih menyakiti masyarakat lagi bahwa plasma masyarakat, sudah ada selama SK 1,2 tahun sudah ditanda tangani oleh Bupati, faktanya hingga hari ini belum juga diberikan ke masyarakat,  “tambahnya.

Share :

Baca Juga

SUMSEL

Jelang Buka Puasa Pasar Bedug Gelumbang Diserbu Pembeli

SUMSEL

Sirkuit Motocross MXGP Jakabaring Terbaik di Indonesia

SUMSEL

Sholat Idul Adha, Jemaah Penuhi Masjid Al Falah Karang Endah

SUMSEL

Kecewa Putusan DPP, Pengurus DPC Hanura Ogan Ilir Mundur Serentak

SUMSEL

Antisipasi Covid-19, Polda Sumsel Imbau dan Bantu Ringankan Beban Masyarakat

SUMSEL

Tunggu Tubang Culture Festival, Upaya Pelestarian Kearifan Lokal

SUMSEL

Herman Misron: Partai Berkarya Optimis Jadi Peserta Pemilu 2024

SUMSEL

Dewan Sampaikan Pandangan Umum Saat Bahas RPMJD 2018