Home / SUMSEL

Sabtu, 20 November 2021 - 05:35 WIB

Masyarakat Margo Air Deras Pertanyakan Hak Mereka Dijanjikan PT ELAP & KKST

Sementara itu, informasi dihimpun Pemkab Empat Lawang melalui Dinas Lingkungan Hidup sudah mengeluarkan surat teguran ke 2 (dua ) kali dengan nomor 660//35/DLH/2021 tertanggal 05 Oktober 2021.

Dalam surat teguran tersebut terkait  tindak lanjut surat dari LSM NCW nomor 018/DPC/NCW 41/01/2021 tanggal 18 Agustus 2021. Perihal Aksi Demo Damai Margo Air Deras ke PT. ELAP (Empat Lawang) dan Surat Dinas Lingkungan Hidup Nomor 660/127/DLH/2021, tanggal 20 September 2021 perihal Pemberitahuan.

“Maka dengan ini kami sampaikan surat teguran 2 kepada PT ELAP & KKST, “ tulis Dinas Lingkungan Hidup Empat Lawang dalam Surat Teguran tersebut.

Adapun mengenai poin permasalahan yang menjadi objek teguran DLH Empat Lawang tersebut yakni:

1. Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2011 tentang Sungai pasal 10 point (2) “Caris sempadan sungai besar tidak bertanggul di luar kawasan perkotaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a ditentukan paling sedikit berjarak 100 m (seratus meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai; dan point (3) “Garis sempadan sungai kecil tidak bertanggul di luar kawasan perkotaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b ditentukan paling sedikit 50 m (lima puluh meter) dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai.

BACA JUGA  Penjualan Hewan Kurban di Gelumbang Masih Sepi Peminat

2. Dokumen RKL-RPL AMDAL PT. ELAP & KKST, garis sepadan sungai telah ditentukan sepanjang 100 meter sungai besar dan 50 meter. sungai kecil tidak dilakukan penanaman sawit dan dijadikan buffer.

3. Hasil rapat audensi antara PT. ELAP & KKST, Dinas Terkait dan LSM NCW pada tanggal 3 September 2021, perihal undangan Rapat Audensi.

BACA JUGA  KPU Sumsel: DPTHP 2 Sumsel Berjumlah 5.877.575 Pemilih

4. Surat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Empat Lawang Nomor  660/127/DLH/2021 tanggal 20 September 2021 perihal Pemberitahuan.  Dengan ini kami sampaikan beberapa hal kepada Penanggung Jawab  PT. ELAP & KKST:

“Pertama, untuk tidak melakukan penanaman disepanjang garis yang telah ditentukan, dan apabila telah dilakukan penanaman kelapa sawit maka tidak boleh dimanfaatkan serta dibiarkan menjadi semak belukar atau dihutankan kembali “.

“Bagian kedua, Untuk memberikan tanggapan/balasan terhadap surat yang  disampaikan oleh DLH Kabupaten Empat Lawang”

“Bagian Ketiga, Apabila dikemudian hari masih terdapat aktivitas pemanfaatan tanaman kelapa sawit di daerah DAS atau buffer zone, maka PT ELAP & KKST siap menerima sanksi sesuai peraturan yang berlaku”.

Share :

Baca Juga

SUMSEL

Gubernur, Kapolda, dan Pangdam Satu Tim Dalam Pembukaan Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2019

SUMSEL

Polda Sumsel Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2019

SUMSEL

Kisruh Penyerobotan Lahan Tran Swakarsa di OKI, PTUN Palembang Tolak Gugatan Pemohon

SUMSEL

Kapolda Sumsel Hadiri Launching Dapur Umum Guna Membantu Masyarakat Yang Terdampak Pandemi Covid-19

SUMSEL

HIPMI Optimis Menjadi Garda Terdepan Dalam Pembangunan Ekonomi di Sumsel

SUMSEL

Dinsos Segera Beri Bantuan Khusus Bagi Penyandang Disabilitas

SUMSEL

Riza Fahlevi: Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Sumsel Memiliki Jiwa Wirausaha

SUMSEL

Kapolres Muara Enim Tinjau Langsung Rekap Suara di PPK Gelumbang