Home / SUMSEL

Kamis, 13 Agustus 2020 - 23:07 WIB

Pengusaha Kuliner Wajib Miliki Sertifikat PKP dan Laik Hygene

TIMESUMSEL.COM, PALEMBANG.- Dinas Kesehatan Kota Palembang kunjungi Kedai pempek Sentosa yang merupakan salah satu tempat kuliner makanan khas Palembang, kedatangan dari pihak Dinkes tersebut bertujuan mensosialisasikan tentang kepemilikan sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dan Sertifikat Laik Hygene, Kamis (13/8/2020).

Sertifikat PKP adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh pemilik usaha kuliner tersebut. Untuk mendapatkan sertifikat PKP, pemilik usaha kuliner harus mengikuti penyuluhan PKP terlebih dahulu.

Selain sertifikat PKP, pemilik usaha kuliner juga wajib memiliki sertifikat Laik Hygene. Sertifikat Laik Hygene adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota dalam rangka mengendalikan faktor makanan, orang, tempat, proses pengolahan dan perlengkapan pengolahan makanan yang dapat atau mungkin dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan. Dengan demikian, sertifikat laik hygiene ini merupakan alat pengawasan bagi pemerintah dalam rangka perlindungan konsumen dan menurunkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat.

BACA JUGA  Satgas Karhutla Muara Enim Antisipasi Kebakaran Saat Musim Kemarau

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.1096/2011, dinyatakan bahwa setiap pelaku usaha kuliner harus memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mewajibkan pengusaha besar bidang kiliner atau restoran memiliki sertifikat laik higiene sanitasi sesuai dengan regulasi Kepmenkes Nomor 1098 tahun 2003 tentang Persyaratan Higiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1096 Tahun 2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga.

BACA JUGA  Bumi Sriwijaya Fair 2019 Akan Jadi Yang Pertama dan Terbesar

Ketua Forum Komunikasi Pelaku Kuliner Bersatu (FKPKB) Sumsel Idasril Firdaus Tanjung SE SH MM mengatakan, semua pelaku usaha kuliner yang tergabung di FKPKB Sumsel wajib memiliki sertifikat PKP dan sertifikat laik hygene.

“Insyallah kita juga nanti akan mengajukan permohonan MOU dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang, anggota FKPKB sendiri terdiri dari beberapa pengusaha kuliner. Tentu ini sangat penting mereka, karena menurut peraturan perlindungan konsumen dan undang-undang pangan wajib memiliki sertifikat tersebut,” ujar Idasril. (Andre)

Share :

Baca Juga

SUMSEL

Sinergitas Melalui Kegiatan Bakti Sosial

SUMSEL

Kapolda Sumsel Berikan Penghargaan Serta APD dan Vitamin Kepada Personel Polres Muba

SUMSEL

Bupati Pantau Pospam Gelumbang di Malam Hari

SUMSEL

Pertahankan Zero Konflik di Muba, Bupati Muba Dodi Reza Silaturahmi ke BIN Sumsel

SUMSEL

Peringatan Hari Kartini di Muba : Perempuan Sebagai Agen Perubahan dan Ujung Tombak Pembangunan Bangsa

SUMSEL

Wagub Sumsel Pantau Pospam Lebaran

SUMSEL

Kabar Baik, Satu Pasien Positif Corona di Sumsel Sembuh

SUMSEL

PWNU Sumsel Segera MOU Dengan Muhammadiyah Untuk Sumsel Maju